Stereotipe dan Kisah Perempuan yang Bekerja Di Remote Area

Perkenalkan, aku Nebila Oka Ariane, Quality Assurance Supervisor di Danone-AQUA. Aku ingin berbagi ceritaku tentang bagaimana rasanya menjadi insinyur perempuan yang bekerja di pabrik AQUA sekaligus menjawab stereotipe-stereotipe yang mengelilingi profesiku.

#Meet Danoners #Danoner Story #GREAT Leader #remote area #insinyur muda
27 August 2020

Pada tahun 2018, aku lulus dari jurusan Teknik Industri Telkom University dan mulai mencari lowongan pekerjaan melalui laman-laman job seeker. Di salah satu laman pencarian, aku menemukan informasi terkait dengan sebuah program bernama Great Leader Program Danone-AQUA. Sejujurnya, pada awalnya aku sama sekali tidak tahu tentang program ini. Meskipun begitu, aku tahu Danone merupakan perusahaan fast-moving consumer goods (FMCG) terkemuka dan merupakan salah satu dari yang terbsesar di dunia. Karena penasaran, akhirnya aku mencari tahu lebih dalam.

Setelah melihat detail program dan persyaratan-persyaratannya, aku merasa bahwa aku cocok untuk mengikuti program tersebut dan akhirnya memutuskan untuk mendaftar. Proses rekrutmennya sendiri cukup panjang dan setelah melalui enam tahapan, akhirnya aku diterima di program Great Leader ini pada April 2019.

Program GREAT Leader ini sendiri sebenarnya apa, sih? GREAT (Generation for Future Aqua Operation) Leader adalah salah satu dari graduate development program yang dimiliki Danone, khususnya untuk brand AQUA. Program yang perdana dibuka pada tahun 2019 ini memiliki misi untuk mengembangkan talenta par insinyur muda untuk menjadi pemimpin masa depan di Danone-AQUA Operation. Lalu, apa bedanya dengan MT STAR, program management trainee Danone dan graduate program lainnya?

Nah, perbedaan mendasar antara GREAT dengan MT STAR dapat dilihat dari entitasnya: program MT STAR ditujukan untuk divisi bisnis Danone secara keseluruhan sedangkan program GREAT secara khusus dibuat untuk mencetak insinyur muda untuk menjadi pemimpin masa depan di unit AQUA. Selain itu, trainee dari program GREAT akan mendapatkan pengalaman untuk mengerjakan project dan mengerjakan day-to-day role secara langsung di plant atau pabrik yang biasanya berlokasi di remote area, berbeda dengan MT STAR yang berfokus kepada aktivitas bisnis di kantor pusat. Namun, secara keseluruhan GREAT dan MT STAR memiliki kesamaan: keduanya bersifat pipeline dan menunjang ambisi Danone untuk menjadi perusahaan yang memiliki high agility through millenials!

Mungkin, banyak dari kalian, terutama anak-anak muda millennials maupun Gen Z yang bertanya-tanya: Kerja di pabrik, berarti di pelosok ya? Panas dong? Kayaknya kok pekerjaannya kurang cocok untuk perempuan ya?

Well, wajar sih sebenarnya memiliki pikiran seperti itu. Namun, pada kenyataannya nggak seburuk itu kok! Sejauh ini aku sangat menikmati kehidupan pekerjaanku di pabrik sampai sekarang. Kalau aku boleh memberi saran kepada teman-teman, lebih baik tidak terlalu berimajinasi atau menilai berlebihan berdasarkan stereotip atau praduga terkait suatu pekerjaan. Pasalnya, tidak semua pekerjaan yang dari luar terlihat menyenangkan pada kenyataannya cocok dengan teman-teman, begitu juga sebaliknya. Hal penting yang harus jadi dasar penilaian kita adalah bahwa semua pekerjaan memiliki tantangannya masing-masing.

Jadi, walaupun bekerja di gedung pencakar langit yang ber-AC dan di tengah ibu kota, bukan berarti kita pasti merasa cocok dan nyaman. Sebaliknya, bekerja di pabrik yang berlokasi di daerah kabupaten dengan fasilitas yang tidak selengkap di kota bukan berarti kita tidak akan bisa menikmati hidup nyaman dan pekerjaan yang mapan.

Selama kerja di plant AQUA, aku masih belum menemukan kesulitan yang membuatku tidak betah atau kurang nyaman meskipun bekerja di lingkungan yang hampir seluruh pegawainya itu laki-laki. Jadi, jangan ketakutan dulu sebelum mencoba ya, karena budaya kerja disini tidak sekolot pemikiran beberapa orang kok. Terlebih, untuk teman-teman yang sangat suka bereksplorasi, memiliki tingkat keingintahuan yang luas, dan ketangkasan yang tinggi, kalian pasti akan sangat cocok dengan program ini, bahkan melebihi program management trainee di kantor pusat.

Oke, kembali ke perjalananku. Setelah diterima menjadi trainee di program Great Leader, aku ditempatkan di pabrik Citereup untuk induksi. Setelah itu, aku dipindah ke plant lain dan masuk dalam departemen manufacturing selama tujuh bulan sebelum dipindah lagi ke pabrik dan posisi baru sdi departemen Quality hingga sekarang. Loh, dari departemen Manufacturing kok bisa ke Quality? Nah, sebenarnya ini lah salah satu yang menantang dari program ini, yaitu kesempatan untuk dirotasi ke departemen-departemen lain agar kita dapat terekspos dengan seluruh aspek bisnis di pabrik AQUA. Tidak hanya itu, selama di departemen Quality aku pun bertanggung jawab atas dua peran, yaotu sebagai process engineer dan juga system.

Seorang perempuan, bekerja di pabrik dengan pekerjaan sangat teknikal, berhubungan dengan engineering, lalu memiliki dua peran sekaligus? Apa nggak pusing? Kalau aku bisa  bilang sih: Enggak sama sekali, kok! Aku bisa membuktikan kemampuanku melalui kinerjaku sekaligus berkontribusi terhadap kelancaran proses produksi sehingga terdapat kepuasan tersendiri. Alhamdulillah, setelah aku lulus penilaian akhir program Great Leader ini, aku dipercaya untuk memimpin sebagai kepala departemen Quality di salah satu plant AQUA.

Memang, perjalanan karierku ini tidak mudah, tetapi dalam prosesnya aku benar-benar bisa mengembangkan komunikasi, perilaku, ketangkasan, dan pengetahuanku. Selain itu, banyak sekali pengalaman yang bisa aku ambil pelajaran dari rekan-rekanku yang berasal dari latar belakang yang beragam. Kalau ditanya soal bagaimana kalua aku merasa kesulitan, aku bisa bilang peran mentor dan coach sangat besar. Dengan segudang tantangan yang aku hadapi, mereka selalu siap untuk mendukung, memberi saran, dan memotivasi kita untuk terus maju.

Jadi, untuk teman-teman yang merasa ingin eksplor kesempatan kerja selain pekerjaan kantoran, tetapi menawarkan kesempatan berkembang dan pelatihan kepemimpinan yang baik serta memiliki ekosistem yang suportif, aku dapat menyarankan bahwa program GREAT Leader ini adalah salah satu pilihan yang bisa teman-teman coba karena it’s totally worth it!